Orang Bule lebih cinta Budaya Kita?, kita harus bangga atau sedih? . Pertanyaan ini muncul ketika saya pernah melihat liputan tentang
bagaimana kehidupan orang-orang bule di Astraulia. Dan ternyata
orang-orang Australia sangat begitu cintanya dengan Budaya Indonesia. Disana mereka banyak yang memutuskan Les Bahasa
Indonesia bahkan mereka tidak tanggung-tanggung mengambil jurusan Bahasa
Indonesia dan tertarik untuk mengenal lebih jauh budaya Indonesia.
Tidak hanya bahasa, mereka juga tertarik dengan Budaya dan bagaimana
kehidupan orang Indonesia asli.Banyak sekali orang bule memutuskan tinggal di Indonesia karena sangkin
Cinta dengan budaya Indonesia. Disatu sisi mereka ikut
melestarikan karena memang mereka cinta. Tapi disatu sisi anak muda di
Indonesia nyatanya lebih suka budaya yang kebarat- baratan, ke china -
chinaan, ke korea - korean dan sebagainya.Dan kini justru kebalikanya, banyak orang
Jepang, Korea dan Negara Eropa tertarik untuk melestarikan budaya
Indonesia.
Saya sendiri tidak munafik, sebagai
generasi muda saya memang tidak begitu akrab dengan berbagai macam budaya
Indonesia.Dan juga pemerintah kurang menggalakan budaya kita.Jangankan budaya, di sekitar kita mungkin
ada banyak tempat wisata yang bagus dan potensial tapi selalu saja ada
kendala yang harusnya jadi tanggung jawab pemerintah. Entah itu
fasilitas, jalan yang rusak dan subjek - subjek penting lainnya.
Di Sekolah memang dikenalkan
Budaya Indonesia itu seperti apa, jenis - jenisnya dimulai dari alat
musik hingga tarian. Ketika SD saya pernah dikenalkan dengan Angklung dan saya sangat suka mendengar suaranya. Namun setelah SMP dan SMA
semuanya seperti tenggelam karena memang minat anak Muda sekarang sangat
sedikit yang tertarik pada Seni budaya Asli Indonesia.
Faktornya tidak lain karena tidak menjamin dari segi ekonomi dan
sebagianya. Jadi pada akhirnya lebih memikirkan hal lain seperti jurusan
yang lebih mampu bersaing di dunia kerja nanti. seperti Teknik mesin ,
Listrik, usaha dan sebagainya.
Jika ditanya, Bangga atau sedih jika
melihat orang asing melestarikan budaya kita?. Tentunya bangga.
Tapi jika harus menyalahkan mengapa generasi muda kita tidak tertarik
melestarikannya, kembali ke diri masing - masing. Kehidupan mereka (
orang - orang asing ) secara ekonomi sudah jauh lebih baik dari kita.
Negara mereka maju, mencari pekerjaan gampang. Jadi saat memutuskan
mengambil jurusan kesastraan dan budaya Indonesia mereka tidak ambil
pusing. Sedangkan kita?, pasti berfikir berkali-kali. Memang sih ada banyak cara yang bisa kita gunakan untuk
melestarikan budaya kita sendiri. Tapi salahkah jika sangat sedikit
generasi muda yang kurang menyimpan minat untuk mendalami budaya
sendiri?




0 komentar:
Posting Komentar