Read more: http://epg-studio.blogspot.com/2012/04/pasang-aneka-kursor-pada-blog.html#ixzz2DK4jn7Vq

Sabtu, 24 November 2012

 Orang Bule lebih cinta budaya kita? Bangga atau Sedih?

  

Orang Bule lebih cinta Budaya Kita?, kita harus bangga atau sedih? . Pertanyaan ini muncul ketika saya pernah melihat liputan tentang bagaimana kehidupan orang-orang bule di Astraulia. Dan ternyata orang-orang Australia sangat begitu cintanya dengan Budaya Indonesia. Disana mereka banyak yang memutuskan Les Bahasa Indonesia bahkan mereka tidak tanggung-tanggung mengambil jurusan Bahasa Indonesia dan tertarik untuk mengenal lebih jauh budaya Indonesia. Tidak hanya bahasa, mereka juga tertarik dengan Budaya dan bagaimana kehidupan orang Indonesia asli.Banyak sekali orang bule memutuskan tinggal di Indonesia karena sangkin Cinta dengan budaya Indonesia. Disatu sisi mereka ikut melestarikan karena memang mereka cinta. Tapi disatu sisi anak muda di Indonesia nyatanya lebih suka budaya yang kebarat- baratan, ke china - chinaan, ke korea - korean dan sebagainya.Dan kini justru kebalikanya, banyak orang Jepang, Korea dan Negara Eropa tertarik untuk melestarikan budaya Indonesia.

Saya sendiri tidak munafik, sebagai generasi muda saya memang tidak begitu akrab dengan berbagai macam budaya Indonesia.Dan juga pemerintah kurang menggalakan budaya kita.Jangankan budaya, di sekitar kita mungkin ada banyak tempat wisata yang bagus dan potensial tapi selalu saja ada kendala yang harusnya jadi tanggung jawab pemerintah. Entah itu fasilitas, jalan yang rusak dan subjek - subjek penting lainnya.

Di Sekolah memang dikenalkan Budaya Indonesia itu seperti apa, jenis - jenisnya dimulai dari alat musik hingga tarian. Ketika SD saya pernah dikenalkan dengan Angklung dan saya sangat suka mendengar suaranya. Namun setelah SMP dan SMA semuanya seperti tenggelam karena memang minat anak Muda sekarang sangat sedikit yang tertarik pada Seni budaya Asli Indonesia. Faktornya tidak lain karena tidak menjamin dari segi ekonomi dan sebagianya. Jadi pada akhirnya lebih memikirkan hal lain seperti jurusan yang lebih mampu bersaing di dunia kerja nanti. seperti Teknik mesin , Listrik, usaha dan sebagainya.

Jika ditanya, Bangga atau sedih jika melihat orang asing melestarikan budaya kita?. Tentunya bangga. Tapi jika harus menyalahkan mengapa generasi muda kita tidak tertarik melestarikannya, kembali ke diri masing - masing. Kehidupan mereka ( orang - orang asing ) secara ekonomi sudah jauh lebih baik dari kita. Negara mereka maju, mencari pekerjaan gampang. Jadi saat memutuskan mengambil jurusan kesastraan dan budaya Indonesia mereka tidak ambil pusing. Sedangkan kita?, pasti berfikir berkali-kali. Memang sih ada banyak cara yang bisa kita gunakan untuk melestarikan budaya kita sendiri. Tapi salahkah jika sangat sedikit generasi muda yang kurang menyimpan minat untuk mendalami budaya sendiri?

0 komentar:

Posting Komentar